Kisah tragis Mariska si cantik
aku mariska, seorang siswa kelas 3 sma yang baru saja lulus. untuk sekedar perkenalan aku, aku ini cantik,kulit putih,badanku tinggi juga 172 cm, berat 60 kg. sexy banget kan. rambut hitam panjang lulus sepunggung. sebenernya sebagai gadis yang baru saja masuk ke kehidupan kuliah aku cuma seorang gadis biasa, namun pada suatu hari sebuah perjalanan panjang membuat hidupku jadi tidak biasa.
suatu hari aku plang kuliah agak larut, aku naik angkot untuk pulang ke rumahku ddaerah jakarta barat. malam itu aku memakai kaos warna pink,bh item, kolor putih,celana jeans skinny biru muda, dan bersepatu converse putih. untuk yang pecinta jeans ketat pasti suka, karena jeansku itu sangat bagus tebal dan ketat skali,hingga lekukan paha,selangkangan,dan betis, jelas skali terlihat.
setelah turun d dkt daerah rumahku aku tidak sadar sama skali kalo aku sedang diikuti. aku terus berjalan dengan santai, waktu itu mungkin sudah jam 11 lewat dan sangat sepi, bahkan hansip tidak ada. tiba-tiba saja, ahhhh.. seseorang menarik tas ku dari blakang dan segera menutup muludku. ada 3 orang mengenakan penutup wajah. salah satuny perempuan. tapi aku tidak tau siapa mereka. oh no!!!
salah satu dari mereka mengikat tanganku danyagn lain memplester mulutku. awww, kasar skali mereka. mataku juga d tutup dengan kain hitam.. lalu.... oh tidak.... argggg, dukk. aku berasa seperti d lempar. dantiba aku mendengar suara mesin mobil. brmmmmm... tampakny aku di masukan ke dalam box mobil pick up. aku mencoba menjerit dan melawan tapi percuma.
Biar Nggak Jenuh 1
Hari ini Soni seneng banget, tadi pagi di kantor ada yang ngasih duit 3 juta. "Buat jajan lo ntar malem" kata Bram, rekannya sekantor, yang kemaren hari dapet sedikit komisi dari Boss. Wah nanti malam bakalan ketemu Shanty euy. "Shanty, entar jam 7 abang datang" sms Soni. Wah adik si Soni udah manteng tuh, ngebayangin 'what will happen' nanti.
"Selamat malam, 2 jam all in" kata Soni. Didalam Shanty udah dandan cakep banget. Bajunya juga, wuuiihh ... sexy. 'Sex-si', siap nge seks, he he .. . 'Very revealing' or 'Skimpy Abis' gitu loh. Bahasa Indonesianya 'kurang bahan', jadi banyak bagian tubuhnya yang tidak tertutupi. Soni suka banget, tapi adik si Soni yang paling suka, nyatanya dia udah mulai mengeras dan memanjang. "Wadaauuw ... si Shanty ni cubit-cubit adik ku ni" sengit Soni. Shanty malah memanyunkan bibirnya yang 'wet look' dan tersenyum cantik sekali. Usahanya berdandan tak sia-sia buktinya bisa bikin ereksi si penis tuh.
Emang sih, Shanty yang katanya ex model dari Malay ini, benar-benar cantik dan muda. Apalagi doi ternyata punya hoby 'Exhibitionist' atow memamerkan tubuhnya yang muda dan sempurna. Doi nggak suka pake 'bh' atauw 'cd', kalo pake 'cd' juga yang setali or 'g-string', dan milihnya juga yang bagian mekmek nya bolong. Jadi kalo lagi 'M' harus pake 'Tampons'. Doi juga tidak berbulu alias botak kemaluannya, kayak bayi. "Dijilat-nya lebih enak" pengakuan doi.
Doi juga rajin pake 4"x1,5" - 'Butt plug' dan 2 butir 'Ben wha balls' yang selalu di kempit didalam mekmeknya biar nggak lolos dari dalam vaginanya. "Biar kalo di 'anal' lancar aja, dan kalo mau mekmek juga nggak kalah ngejepit dari yang anal" aku Shanty.
Dari lobang kencing nya melambai catheter. "Jadi kalo kencing sambil berdiri ajah, he he ... Tiap hari aku ganti baru" katanya. "Lubang kencing tu sangat merangsang kalo di obok-obok pake besi ni, 'Urethral Sounds' namanya" Shanty pamer maenan barunya. "Bang, Shanty dapat model baru lagi nih, bisa getar, tapi haruslah amat steril" katanya lagi "Bang Soni, nanti lobang penisnya Shanty masukan besi ini yaa ... enak lho"
Baru tiga minggu si Shanty ini sibuk ngoprek saluran pipisnya, jadi doi masih sangat menggebu-gebu ngajakin orang laen ikutan nge'fuck' 'Urethra' mereka masing-masing. Beneran, kalau kita lagi birahi, nge'fuck' saluran kencing itu nikmat, dengan cara yang benar, tentunya.
Shanty juga suka pake pakaian 'Latex' atau bahasa melayunya 'Getah', yang mengkilap dan juga tentunya mahal kalo disini. Temannya yang sering kirim dari Kuala lum dan Singap. "Jadi susah tuh teman-teman yang disini mau saingi aku. Paling mereka pake jenis kulit atow 'PVC', yang kata Shanty sih kurang lekat dikulit ni" (Makudnya kurang nyitak/nyeplak kayak stiker).
Kedua puting susu Shanty juga selalu menonjol, 'Always in erects condition'. Doi punya 'Nipple Enhancer Kits'. Jadi si 'pentil' susu-nya itu, slalu dalam genggaman getah (Karet) '7mm O-ring'. Merangsang maaann ....
'Five inch (12.5cm) high heels platform stiletto' juga selalu memper-seksi kakinya yang panjang. Mirip 'Barbie Doll' deh perawakannya. Jadinya doi itu jauh lebih tinggi dari Soni yang 175cm. Padahan doi cuma 170cm.
'Last week' Shanty juga baru lulus ujian 'menelan' pol adiknya si Soni, sampe bibir Shanty mentok ke 'Pubic hair'nya Soni. Emang sih adiknya si Soni tergolong sedang aja, cuma 6 inch/15cm 'When fully erects', tapi keras pisan. Ampuh buat nerobos selaput dara, tenggorokan dan lubang ee. Orang negro atow orang india kntl-nya lebih panjang dan hitam, tapi lembek ah, kurang nikmat entotan-nya. "Punya bang Soni paling nikmat dibanding tamu lainnya" aku Shanty.
Minggu lalu Shanty dibobol tenggorokan-nya oleh kerasnya adik si Soni. Kepala zakar Soni ngedon di 'lak-lak kan/jakun kalo cowok', sampe doi nggak bisa napas. "Udah gitu penis bang Soni nyodok-nyodok terus, sampe penglihatan Shanty jadi gelap, barulah penisnya dicabut dari tenggorokan Shanty. Kalo nggak dikasih napas pastilah Shanty pingsan jadinya" kenang doi. Soni suka melakukan 'Deep Throat', 'Face Fuck' atau bahkan 'Throat Fuck' biasanya pake interval se-menit cabut, dua kali tarikan napas masukin lagi atau 'fuck' terus sampai korbanya pingsan.
Elly: Terjebak Hadiah
Namaku Elly. Usiaku kini 23 tahun. Aku sudah menikah dengan Albert yang kini berusia 25 tahun, dan kini aku adalah seorang ibu muda, dengan seorang anak yang baru berusia 6 bulan yang kami beri nama Michael. Sejak pacaran dan menikah sampai sekarang ini, suamiku sering berpergian ke luar negeri untuk urusan pekerjaan. Aku sendiri adalah wanita yang mendapat karunia wajah yang cantik, itu menurut teman temanku. Aku memiliki rambut yang lurus dan panjang sampai sebahu. Tubuhku sudah kembali ramping dan indah seperti pujian suamiku, meskipun aku baru melahirkan setengah tahun yang lalu. Mungkin hal itu karena aku rajin mengikuti senam aerobik, dan memang aku menjaga pola makan supaya badanku tak semakin melar, dan aku sedikit banyak bangga karenanya.
Aku sendiri tidak bekerja di luar, karena suamiku memiliki penghasilan yang lebih dari cukup. Dan memang suamiku ingin aku menjadi ibu rumah tangga yang baik saja, dengan tinggal di rumah untuk merawat anak kami dengan baik. Kehidupan seks kami juga luar biasa. Suamiku adalah lelaki perkasa di tempat tidur, dan aku sungguh menikmati kehidupanku ini. Kini kalau suamiku tak ada di rumah, aku hanya tinggal dengan anakku, juga pembantu kami yang kupanggil bi Iyem, satpam kami yang bernama Adrian, tukang kebun kami yang bernama pak Jono, dan juga sopir kami yang bernama Sarman. Di usiaku yang sekarang ini, nafsu seksku tentu sedang tinggi tingginya. Ditinggal oleh suamiku bekerja seperti ini, kadang aku amat merindukan bermain cinta dengannya. Demikian sekilas tentang keadaanku dan keluargaku.
Hari itu hari Sabtu. Siang hari itu, aku menerima telepon dan aku terkejut dengan berita yang aneh. Aku mendapatkan hadiah sebuah mobil lewat undian sebuah produk. Dan seingatku, aku tak pernah mengikuti prosedur undian itu.
Dengan santai aku berkata, “Pak, terserah bapak mau bicara apa, tapi saya tak akan pernah mentransfer uang apapun untuk pajak atau yang lain”.
Dan orang itu berkata panjang lebar, “Ibu Elly, kami memaklumi kalau ibu berhati hati, memang kami tak menyuruh ibu membayar apapun, karena pajak hadiah ditanggung oleh kami. Kami akan mengantarkan hadiah itu langsung ke rumah ibu sekitar satu jam lagi. Gratis bu, tak dipungut biaya apapun. Ibu boleh mencobanya, kalau ternyata mobilnya bermasalah kami langsung mengganti dengan yang baru. Tapi itu tidak akan terjadi bu, karena kami sudah melakukan More...pemeriksaan terhadap mobil ini”.
Mendengar hal ini, aku hanya bisa mengangkat bahu dan berkata, “Ya terserah bapak. Maaf, dengan bapak siapa saya bicara?”.
Angel In Cage
Salam kenal, panggil saja aku Tight (nama ini mungkin melambangkan suatu yang "ketat" yang berhubungan dengan fantasi aku tentang BDSM), aku pendatang baru dalam dunia ini. Aku seorang lelaki normal dari keluarga sederhana yang sedang menimba ilmu di universitas swasta ternama di kota kembang. Dalam usia 21 tahun ini mungkin aku tergolong sangat hijau soal BDSM akan tetapi diriku ini sangat berminat dalam salah satu kategori sex yang mungkin orang bilang "menyimpang". Dalam kesempatan ini aku akan berbagi fantasi sex yang merupakan khayalan pribadi yang mungkin "belum" dalam direalisasikan dalam dunia nyata.
Berawal dari chating dan berkiriman email disitus khusus penggemar Bondage, aku berkenalan dengan seorang nyonya, eghh.. nona muda karena diliat dari usianya baru 25-an, seksi, lekuk badannya terlihat kencang dibalik pakaian ketatnya. Sebut saja Angel karena parasnya putih bagai bidadari dengan rambut lurus tak kalah dengan bintang iklan shampoo. Setelah mengobrol dan saling mengenal lebih jauh ternyata kami dalam satu universitas yang sama hanya beda angkatan dan jurusan saja.
Pertemuan demi pertemuan kami lakukan, pada akhirnya kami setuju melakukan hubungan pada tahap lebih lanjut. Hari sudah mulai gelap, aku yang lagi nyantai bermain game dikomputer, mendengar dering hape ternyata dari Angel yang ngajak ketemuan dicafe tak jauh dari kampus, kami pun bertemu dan setelah berbincang-bincang setelah sepakat, Angel mengajak aku ikut mobilnya, ternyata dia orang kaya, tuturku melihat BMW biru tipe baru. Didalam mobil ternyata Angel sudah mempersiapkan segalanya. Dia meminta aku membuka semua pakaian, termasuk CD, spontan aku kaget karena ini pertama kalinya aku telanjang didepan cewe, tapi apa daya permainan sudah dimulai, untung kaca mobilnya tidak tembus dalam kegelapan malam, hanya saja AC mobil terasa menusuk badan yang tak terbungkus lagi, "Ini merupakan ujian kepercayaan," pikir aku dalam hati.
Bondage Sex Bersama Dominique
Berawal dari email lalu SMS, aku berkenalan dengan Mini, panggilanku pada Dominique. Kami sepakat untuk saling bertemu di sebuah kafe, daerah atas kota Bandung. Dari penampilan awalnya aku cukup tertarik, meskipun bodinya tergolong biasa-biasa saja tapi wajahnya yang sangat cute membuatku terdiam untuk sesaat. Perawakan Mini kurang lebih tinggi 165 cm, 50 kg dengan kulit putih, rambut hitam lurus sebahu, sama-sama keturunan cina sepertiku juga dan berumur 20 tahun merupakan mahasiswa di sebuah universitas swasta di Bandung, ukuran payudaranya 34B dibalut dengan kaos ketat sungguh ideal.
Kami pun mulai mengobrol panjang di kafe tersebut dan pendek kata kami pun mulai serius tentang hubungan kami yang mungkin lain dari biasanya, yaitu kegiatan BDSM. Kuketahui juga Mini sudah tidak perawan karena pernah ML dengan cowonya yang sekarang tidak tahu ada dimana. Mini terlihat sedikit nakal dan sesuai harapanku yang sedang mendalami bidang ini. Mini menganjurkan di tempat kosnya, karena katanya dalam 2-3 hari ke depan tidak ada orang lain karena pada mudik liburan. Aku pun setuju dan berjanji besok aku akan langsung datang ke tempat kosnya.
Hari yang telah ditentukan telah datang, aku pergi menuju 711, swalayan dekat kampusku, di sana aku membeli beberapa gulung tali pramuka, jepitan jemuran 1 pack, lilin merah besar yang biasa ada di kuil-kuil 2 buah, dan beberapa minuman. Siaplah aku menuju cafe yang telah ditentukan, aku dengan perlengkapan aku di tas sudah lengkap plus belanjaan tadi. Meluncurlah aku dengan menggunakan motor bebekku ke tempat kos Mini. Aku mulai memperlahan laju motorku dan melihat alamat yang tertera di HP-ku, setelah beberapa lama kutemukan sebuah rumah tinggal yang dijadikan tempat kos.
